Jumat, 30 Oktober 2009

Selamat Datang "Kedewasaan"...

Untuk yang kesekian kalinya, aku mengadu pada 'kedewasaan'ku, mengapa aku tak kunjung menemuinya. Sampai saat ini, aku hanya bisa mendefinisikan "nya" dalam alam maya-ku tanpa bisa merasakannya dengan jelas. Aku hanya bisa meraba untuk kemudian menerjemahkannya kedalam 'bahasa'ku sendiri.
Mungkin definisi yang berhasil ku rangkai dari serpihan-serpihan pengalaman yang berserakan dalam ruang hidupku, masih terlalu 'kerdil' untuk aku akui sebagai definisi terhebat sepanjang zaman. Karena bagi sebagian orang yang menamai dirinya cendekia atau apalah, memilih kata-kata sama dengan mempertaruhkan harga diri. Maka kesalahan memilih kata-kata, atau kurang benar dalam meletakkan makna berarti "bunuh diri". Menakutkan bukan? terlalu idealis...
Namun aku tidak termakan ucapan mereka... Walau sederhana, namun aku yakin mampu membuat 'nilai'ku bertahan, yaitu kesabaran.
Mendefinisikan bukan berarti telah mengalaminya. Karena bagiku, "mendefinisikan" adalah "harapan"....
Sehingga, pada suatu hari yang indah, aku akan berkata;
SELAMAT DATANG KEDEWASAAN.... :)