Hai kawan aku memiliki sebuah kisah. Kisah yang mungkin saja dapat menguras air mata kananmu, tidak air mata kirimu. karena untuk mendengarkan kisahku ini tidak membutuhkan kekuatan otak kiri untuk memikirkannya dengan model 'akademik', tapi lebih pada model gesekan biola yang menyayat hati. kau siap mendengarnya kawan...?
sebelumnya, kuucapkan terima kasih dari hati yang terdalam dan tak terhingga tentunya, jika kau bersedia menggunakan hatimu untuk mendengarkan bukan dengan telinga. sebab kata banyak orang telinga hanya mampu mendengar sekian persen dari kedalaman sebuah cerita. sedangkan hati, bisa mendengar bahkan memberikan sinyal solusi jika dibutuhkan nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
beri tahu aku sesuatu kawan..