Tuhan telah memilihkan 2 pasang manusia yang akan melahirkan, merawat, memberi kita pangan, sandang dan papan dan memenuhi seluruh kebutuhan hidup kita tanpa pamrih sedikitpun. mereka yang tuhan titahkan kepada kita untuk memanggilnya dengan sebutan "orang tua". dalam cara memanggil mereka, kita memiliki 'adat' tersendiri. sebagian diantara kita memanggil mereka dengan aba/ummi,mama/papa,ayah/ibu, nyak/ babe atau panggilan-panggilan 'sayang' lainnya.
sebanarnya seberapa 'berhak' mereka dalam memiliki kita? apakah kita sama dengan budak di hadapan mereka? ataukah seperti teman sehingga kedudukan mereka dan kita sebagai anak sama?
kami menunggu komentar anda...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
beri tahu aku sesuatu kawan..