Kamis, 09 April 2009

PEMILU yang Kian Kehilangan Wibawa

Pemilihan Umum (PEMILU)yang tadi pagi di gelar seperti kehilangan wibawanya sebagai ajang pesta demokrasi rakyat. Moment yang diadakan 5 tahun sekali itu tak banyak mendapatkan perhatian publik khususnya masyarakat grass root. Rakyat seperti telah kehilangan kepercayaan terhadap apa yang telah dilakukan 'penguasa negeri' selama ini. Mereka telah capek di perdaya oleh bandit-bandit politik. Di 'timang-timang' oleh janji-janji super manis untuk kemudian di 'banting' ketika telah mendapatkan kursi kehormatannya. Sehingga rakyat dilanda traumatik hebat dikarenakan hal tersebut.
Namun, ketua MPR, Hdayat Nur Wahid, sebagaimana yang dilansir oleh harian Jawa Pos edisi Kamis,09/04/09 mengatakan, bahwa kita selayaknya menjadikan moment Pemilu kali ini adalah sebagai ajang "penghukuman" bagi para bandit-bandit politik, yaitu dengan cara tidak memilih mereka yang dinilai mempraktikkan politik kotor dalam kancah perpolitikan negeri.
Mungkin golput bukan pilihan yang bijaksana dalam membantu pemerintah 'mereparasi' perpolitikan bangsa ini. namun ketika hampir semua elite politik telah merusak nama baik politik, masihkah hal tersebut bisa dipercaya?
sebagaimana telahg diketahui bahwa tidak mudah mengembalikan apa yang telah terbangun dalam otak kita dan menjadi pemandangan sehari-hari. mungkin butuh waktu lama untuk mengembalikan kepercayaan itu.
Akhirnya, untuk para pejuang kebanaran yang masih tersisa yang mengkin terselip diantara mereka para pecundang-pecundang politik, jangan suruit oleh apapun yang menghalangimu. Masih tersisa sepenggal kepercayaan rakyat untukmu....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

beri tahu aku sesuatu kawan..